Thu. Jul 9th, 2020

Waspadai Palu Air di Mobil Saat Banjir Ala Garda Oto

2 min read

ilustrasi kendaraan yang melewati Oto Guard Flood

Autonesian.com – Curah hujan tinggi dan genangan air atau banjir yang terjadi pada awal tahun tampaknya menjadi kejutan bagi warga ibukota. Meski sekarang air sudah mulai surut, warga harus tetap waspada.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan dan puncak curah hujan akan terjadi pada bulan Februari dan Maret.

Kondisi ini tentu saja merupakan peringatan dini bagi orang-orang yang tinggal di sekitar kawasan itu dan yang akan menyeberang jalan rentan terhadap banjir.

Komunikasi SVP, Manajemen Acara & Layanan Asuransi Astra, L. Iwan Pranoto menyarankan agar pengemudi tetap berhati-hati ketika mencoba menyeberang jalan yang tergenang air. Saat melintasi genangan air, tentu bisa menimbulkan masalah dengan kendaraan. Risiko paling umum adalah palu air mesin.

Engine water hammer atau hydrolocking adalah kondisi mesin mobil mati mendadak, alias pemogokan yang disebabkan oleh masuknya air ke ruang bakar melalui asupan udara.

Kondisi ini menyebabkan tekanan besar di ruang silinder oleh piston yang dapat menyebabkan penekukan stang piston, kerusakan pada cincin piston, dinding silinder, ke kepala silinder melengkung.

Saat melewati genangan, Anda harus memastikan ketinggian genangan setidaknya 30 cm di bawah air intake, sehingga aman dan tidak menyedot air. Langkah selanjutnya adalah menginjak gas secukupnya dan tidak menggunakan putaran mesin yang tinggi sehingga air tidak masuk ke gas buang atau knalpot.

"Cara terbaik untuk menghindari palu air mesin ini menghindari genangan air. Jika Anda belum menyeberang, Anda harus segera berbalik dan melewati jalan lain. Jangan pernah memaksakan diri apalagi menabrak genangan air. Jika sudah mogok, risikonya akan lebih besar, "kata Iwan.

Selain mengurangi kinerja mesin mobil, lihat Kebijakan Standar Pertanggungan Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI) Bab II pasal 3 ayat 4, kerusakan mesin yang disebabkan oleh dua peristiwa juga merupakan jenis peristiwa yang dikecualikan sehingga tidak dapat diklaim; "Cakupan ini tidak menjamin kehilangan, kerusakan, dan atau biaya untuk Kendaraan Bermotor dan atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga jika didorong secara paksa meskipun secara teknis kondisi kendaraan rusak atau tidak layak jalan."

Untuk itu, selalu perhatikan kondisi jalan yang akan Anda lalui. Selain itu, tingkatkan perlindungan kendaraan dengan memperluas jaminan di Garda Oto, produk asuransi mobil dari Asuransi Astra.

Melalui perluasan agunan, Anda dapat mengklaim kerusakan yang disebabkan oleh bencana alam seperti banjir. Jika mobil Anda sudah terlindungi dengan perluasan perlindungan terhadap banjir, Anda tidak boleh menabrak banjir dan tidak menyalakan mobil yang sebelumnya terendam air.

Untuk pelanggan Garda Oto, jika mobil Anda banjir dan membutuhkan layanan darurat, Anda dapat segera menghubungi pusat panggilan Garda Access 24 jam di nomor 1500112 untuk mendapatkan perawatan dari petugas Penjaga Siaga secara gratis.

Pos Waspadai Palu Air di Mobil Saat Banjir Ala Garda Oto muncul pertama kali Autonesian.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.