Thu. Jul 9th, 2020

Pabrik Suzuki Menghentikan Operasi Lagi untuk Ekspor Bertahap

2 min read

Jakarta – Sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia dalam memutus rantai distribusi Covid-19, Suzuki Indonesia telah menghentikan sementara operasi pabrik dari 13 April hingga 22 Mei 2020. Sekarang, Suzuki Indonesia secara bertahap mulai mengoperasikan pabrik dari 26 Mei 2020.

Keputusan ini diambil untuk memenuhi kebutuhan ekspor karena pasar internasional mulai pulih secara bertahap dari dampak pandemi Covid-19.

"Pabrik Suzuki telah mulai beroperasi kembali secara bertahap untuk memenuhi permintaan ekspor, mengingat bahwa pasar internasional telah mulai pulih setelah epidemi Covid-19. Namun, pada tahap awal ini kami akan mengurangi volume produksi, dan kami akan secara bertahap akan mengevaluasinya sehingga volume dapat ditingkatkan. Kami juga memastikan bahwa kami terus melaksanakan Komitmen Hygiene Suzuki dan standar protokol kesehatan yang diberlakukan oleh pemerintah untuk semua karyawan dalam operasi pabrik. Ini adalah langkah kami untuk beradaptasi dengan tatanan kehidupan baru atau New Normal sambil terus mendukung perekonomian Indonesia, "kata Seiji Itayama, Presiden Direktur PT Suzuki Indomobil Motor / PT Suzuki Indomobil Sales.

Seperti yang dikatakan Seiji Itayama, pabrik Suzuki beroperasi kembali secara bertahap. Dari tiga lokasi pabrik di Cakung, Cikarang dan Tambun yang terbagi menjadi Tambun 1 dan Tambun 2, pabrik Tambun 2 adalah area yang belum beroperasi. Ini karena pabrik Tambun 2 adalah lokasi produksi untuk model yang sebagian besar ditujukan untuk pasar domestik, seperti New Carry Pick Up, APV, dan Karimun Wagon R.

Sementara di lokasi pabrik lain, Suzuki memastikan bahwa semua kegiatan operasional diawasi dengan ketat dan mematuhi peraturan pemerintah tentang jarak fisik. Karyawan pasti akan memakai masker, selalu mencuci tangan, dan menjaga jarak yang aman dari karyawan lain. Untuk itu, Suzuki membagi jadwal makan siang di pabrik menjadi 2 shift sehingga tidak ada kemacetan orang dan membuat partisi di atas meja makan.

Selain itu, di beberapa lokasi kerja yang tidak memungkinkan jarak fisik dilakukan, seperti di jalur produksi, ada sekat antara karyawan untuk meminimalkan risiko penularan virus.

Selain memprioritaskan kualitas ekspor dan layanan kepada pelanggan, Suzuki juga terus fokus pada keselamatan dan keamanan karyawan.

"Kami berusaha untuk secara optimal mendukung perekonomian Indonesia dan memprioritaskan kualitas layanan bagi pelanggan. Namun, keselamatan dan kesehatan karyawan tetap menjadi fokus kami. Kami berharap keputusan ini adalah yang terbaik untuk semua pihak pada saat pandemi Covid-19," pungkas Itayama.

Bang, Suzuki, Youtube Cowboy Bang

Pos Pabrik Suzuki Menghentikan Operasi Lagi untuk Ekspor Bertahap muncul pertama kali Magz Otomotif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.